Dakwah adalah istilah yang digunakan dalam Islam untuk merujuk pada upaya penyebaran ajaran agama kepada orang lain. Sejarah dakwah di Indonesia dan dunia melibatkan banyak tokoh penting, beragam metode penyebaran, dan peristiwa penting yang telah memengaruhi perkembangan agama Islam. Berikut ini adalah gambaran singkat tentang sejarah dakwah di Indonesia dan dunia, termasuk tokoh penyebar, tahun penyebaran, metode penyebaran, dan referensi yang lengkap:
Sejarah Dakwah di Dunia: Dakwah dalam Islam dimulai sejak zaman Nabi Muhammad di abad ke-7 di Arab. Nabi Muhammad adalah tokoh utama dalam penyebaran agama Islam. Dia mengirim utusan-utusan ke berbagai wilayah di Arab dan luar Arab untuk menyampaikan ajaran Islam. Metode dakwah yang digunakan oleh Nabi Muhammad meliputi pengajaran langsung, dialog, penyebaran surat dan pesan, serta contoh teladan hidup yang baik. Referensi yang dapat digunakan untuk mempelajari sejarah dakwah di dunia adalah:
- Al-Mubarakpuri, S. R. (2002). The Sealed Nectar: Biography of the Noble Prophet (Vol. 2). Dar-us-Salam Publications.
- Donner, F. M. (2010). Muhammad and the Believers: At the Origins of Islam. Harvard University Press.
Sejarah Dakwah di Indonesia: Islam tiba di Indonesia pada abad ke-13 melalui perdagangan dan interaksi dengan pedagang Muslim dari Gujarat, India, dan juga melalui jalur penyebaran dari Timur Tengah. Berikut adalah beberapa tokoh penyebar Islam di Indonesia dan metode penyebaran yang mereka gunakan:
- Syekh Datuk Kahfi: Merupakan ulama yang diperkirakan tiba di Sumatera pada abad ke-13. Dia melakukan dakwah dengan berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat dan membangun masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan.
- Sunan Kalijaga: Seorang tokoh penting dalam penyebaran Islam di Jawa pada abad ke-15. Dia menggunakan metode dakwah yang melibatkan seni, musik, dan tarian seperti wayang dan gamelan.
- Syekh Yusuf: Seorang ulama dari Makassar yang dideportasi oleh pemerintah Belanda ke Tanjung Harapan, Afrika Selatan, pada abad ke-18. Meskipun dalam pengasingan, dia tetap menyebarkan Islam dan mempengaruhi masyarakat setempat.
- Referensi yang dapat digunakan untuk mempelajari sejarah dakwah di Indonesia adalah:
- Al-Attas, S. N. (2006). The Spread of Islam in the Indonesian-Malay Archipelago. Istana Budaya.
- Riddell, P. G. (2001). Islam and the Malay-Indonesian World: Transmission and Responses. Hurst Publishers.
0 Comments